11 Jan 2011

GALAU

Beberapa waktu akhir-akhir ini, banyak terdapat orang yang mengalami perasaan yang begitu populer di kalangan remaja. Tadinya saya berniat menulis tentang 4Lay J@maN sKR9, eh maksudnya ‘Alay Jaman Sekarang’. Tapi saya sering melihat tulisan yang menyinggung tentang hal tersebut. Karena tidak ingin dibilang copydog eh copycat, akhirnya saya menulis tentang GALAU. Ya, GALAU. Maaf, bukan galau buat ngambil mangga. (galah). Emang gak lucu, tapi tolong ketawa, hargai penulis yang mati-matian mencari lelucon barusan.

          Saya sudah mengadakan pengamatan di sebuah jejaring sosial. Dan hasilnya, ternyata para remaja melampiaskan rasa galau mereka di malam hari. Terutama dari pukul 20.00-01.00 . Namun, banyak juga remaja yang galau tidak pada tempatnya, misalnya bangun tidur tiba-tiba galau. Galau mau pilih mandi dulu atau ke kamar mandi dulu. (percayalah, tidak semua orang mandi di kamar mandi).

          Daripada buang-buang air eh waktu untuk membaca basa-basi ini, saya akan memberi tips kilat untuk mengenali rasa galau lebih jauh. Anda penasaran? Jika anda menjawab ‘YA’, maka anda sama dengan saya. Baiklah, pertama-tama, kenali dulu macam-macam tipe orang galau menurut cara mengenalinya.

1.     Seringus Gantus Status. Biasanya orang galau jenis masih tidak terlalu nampak kegalauannya. Awalnya hanya kelihatan sedikit lebih sering update status. Mudah ditemukan di jejaring sosial.

2.     Audio-Galau. Misalnya si Galau-ers jadi sering dimainkan eh bermain gitar. Dia mulai juga mendengarkan lagu-lagu cinta yang tidak biasanya dia nyanyikan. Mudah ditemukan dimana musik galau berada.

Sejauh ini, kegalauan seseorang hanya dapat kita lihat dan kita dengar. Belum ada pemikiran yang menyatakan bahwa kita dapat mengenali orang galau dengan menyentuhnya. Mungkin sempat terlintas di pikiran anda ‘apakah saya termasuk orang yang sering galau?’, ‘apakah saya sering terlihat galau?’, ‘apakah penulis ini serius bercanda?’ (serius apa bercanda?) hingga pertanyaan ‘apakah Doraemon bisa punya istri?’. Saya akan memberikan beberapa gejala orang galau sekaligus cara mengatasinya.

1.     Anda merasa bahwa hidup semakin banyak pilihan. Nyatanya? Sadarlah, memang begitu kok.

2.     Anda merasa susah memilih. Anda bisa menggunakan ‘Phone A Friend’ kalau punya teman. Ya, KALAU PUNYA TEMAN.

3.     Anda sering merasa kecewa dengan keputusan anda. Jangan mudah kecewa! Ingat kata Bondan, “Mak Nyuus”. Eh bukan, “Ya sudahlah”.

4.     Anda yang tadinya mendengarkan lagu-lagu rock atau genre lain yang nge beat mulai menyukai lagu-lagu ber-genre Melayu. Seperti Wali, D’Bagindaz, ST 12 dan lain-lain. Tenanglah, saya juga suka Wali. Distorsinya mantap.

5.     Anda mulai memasang status tentang ‘seseorang’. Misalnya ‘bagai bunga yang bersemi’, ‘di dalam hati mu, aku menemukan harta karun berupa cinta’ dan sebagainya. (contoh status di atas adalah kutipan dari teman saya yang pernah mengatakan bahwa dia tidak suka syair, lagu, puisi dan sebagainya tentang cinta.)

6.     Anda berfikir ‘boleh galau kalo terdesak’. Tidak perlu berfikir ‘galau adalah suatu hal yang menyeramkan’. Gak ada yang salah dengan galau selama tidak merugikan orang lain. Yang salah itu kalo buang sampah sembarangan.

7.     Anda mulai tersinggung dengan tulisan-tulisan di atas.

8.     Anda mulai berfikir kalo penulis itu ngaco. Lalu untuk apa anda membaca lebih lanjut?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar